Latest Movie :

Laporan Praktikum Mengenal Tipe Keragaman

Laporan Praktikum Genetika

Acara 1
Mengenal Tipe Keragaman (Variasi)



Rio Setya Bayu
NPM : E1j011051

Shift: 2. Rabu (14.00-16.00)
Kelompok : 2

Laboratorium Agronomi
Fakultas Pertanian
Universitas Bengkulu

==========================================================


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Semua makhluk hidup yang ada di bumi ini memiliki perbedaan walupun masih dalam satu spesies, hal ini di sebabkan karena keanekaragaman (variasi). Keanekaragaman adalah keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan keseluruhan variasi gen, spesies dan ekosistem di suatu daerah. Keanekaragaman jenis merupakan keragaman organisme dari suatu spesies yang mempunyai perilaku, strategi hidup, bentuk, ruang dan juga ketergantungan antara jenis satu dengan yang lainnya berbeda. Beranekaragam jenis akan menunjukkan adanya variasi bentuk yang berbeda-beda pula. (Anonim. 2012)
        Keragaman variasi di temukan hampir disemua karakter dari yang paling gampang sampai yang paling sulit: tinggi, lebar, besar, berat atau masa, volume, ukuran, bentuk dan tanggap terhadap faktor luar atau lingkungan. Menurut tolak ukurnya fariasi dibagi atas: 1. Variasi yang bersifat kuantitatif seperti: tinggi, beret, jumlah. Kuantitatif bersifat “kontinum” (urut bersambung menurut deret matematis). 2. Variasi yang bersifat kualitatif seperti: golangan darah, warna kulit, warna bunga, bentuk permukaan biji. Kualitatif bersifat “diskontinum” (tidak bersambung menurut deret matematis). Variasi juga dapat dibedakan berdasarkan penyebab timbulnya variasi yaitu: 1. Variasi genetik yaitu variasi yang dihasilkan oleh faktor keturunan (gen) yang bersifat kekal dan diwariskan secara turun temurun dari satu sel kesel lainnya. 2. Variasi non genetik atau variasi lingkungan yaitu yang ditentukan oleh faktor lingkungan seperti: intensitas cahaya, kelembaban, pH, temperatur, kesuburan tanah. Variasilingkungan tidak diwariskan ke keturunannya. (Dotti suryati.2011)

1.2 Tujuan
  • Praktikum ini bertujuan untuk mengenal tipe-tipe keragaman pada tanaman.


BAB II
BAHAN DAN METODE PRAKTIKUM

2.1 Waktu Dan Tempat 
  • Praktikum ini dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Maret 2012 pukul 14.00-16.00 Wib. Bertempat di Laboratorium Agronomi, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
2.2 Alat Dan Bahan
2.2.1 alat
Alat yang digunakan dalm praktikum ini adalah
1.      Alat ukur
2.    Kaca pembesar
3.    Pena dan pensil
2.2.2 bahan
Bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah
1.    Biji serealia (padi, jagung, sorgum)
2.    Biji kacang-kacangan (kedelai)
3.    Bunga asoka
4.    Bunga sepatu
                           
2.3 Cara Kerja
1. Amati biji-bijian yang tersedia dan bunga yang anda bawa.
2. Cari dan dapatkan paling sedikit tiga ciri yang berbeda untuk suatu sifat/karakter yang   anda temukan.
3. Catat dalam bentuk tabel keragaman yang anda temukan dan digambar.




BAB III
HASIL

Tabel 1 keragaman biji padi

Padi Sawah
Padi Gogo
Ukuran
1 cm (besar)
0,8 cm (kecil)
Bentuk
Panjang
Lonjong (oval)
Warna
Coklat
Coklat keemasan
Bentuk Hilum
Lonjong
Lonjong
Warna Hilum
Putih
Putih
Struktur Biji
Kurang padat
Padat

Tabel 2 keragaman biji jagung

Jagung Manis
Varietas Lokal
Pop Corn
Ukuran
1 cm
0,5 cm
Sedang
Bentuk
Segitiga
Oval
Bulat
Warna
Kuning
Kuning keemasan
Kuning muda
Bentuk Hilum
Bulat gemuk
Bulat
Lonjong
Warna hilum
Kuning
Putih
Putih







Tabel 3 keragaman biji sorghum

Csv 57
Csv 49
Psj-60-05
Warna
Coklat
Coklat muda
Cream
Bentuk
Bulat besar
Bulat sedang
Bulat kecil
Ukuran
0,5 cm
0,4 cm
0,3 cm

Tabel 4 keragaman biji kedelai

Unib 4
Kedelai Import
Kipas Putih
Cikuray
Tanggamus
Warna Biji
Kuning pucat
Coklat gelap
Cream
Hitam
Cream
Ukuran Biji
1,2 cm
1 cm
1cm
1 cm
1 cm
Bentuk Hilum
Bulat
Bulat
Lonjong
Bulat
Lonjong
Warna Hilum
Hitam
Hitam
Abu-abu
Putih
Hitam

Tabel 5 keragaman bunga sepatu

1
2
3
Warna Bunga
Oranye
Merah
Merah tua
Bentuk Daun
Menyempit
Melebar
Melebar
Jumlah Mahkota
5
5
>5
Ujung Daun
Meruncing
Meruncing
Meruncing

Tabel 6 keragaman bunga asoka

1
2
3
Warna Bunga
Kuning
Merah
Putih
Bentuk Daun
Melebar
Memanjang
Memanjang
Jumlah Mahkota
4
4
4
Ujung Daun
Meruncing
Meruncing
Meruncing



BAB IV
PEMBAHASAN

Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan didapat ciri-ciri yang berbeda pada setiap jenis tanaman yang sama, hal ini dikarenakan keragaman variasi. Tanman yang diteliti adalah Biji serealia (padi, jagung, sorgum), biji kacang kedelai, bunga sepatu dan bunga asoka.
Biji padi, ada 2 jenis padi yang diteliti yaitu padi sawah dan padi gogo. Pada setiap jenis padi kami menemukan banyak sekali perbedaan baik dari segi bentuk biji, ukuran, warna biji, struktur biji, bentuk hilum dan warna hilum. Padi sawah memiliki ukuran besar 1 cm dengan bentuk padi panjang, warna biji coklat, bentuk hilum lonjong deengan warna putih dan struktur biji kurang padat. Padi gogo memiliki ukuran kecil yaitu 0,8 cm, dengan bentuk padi yang lonjong, dan memiliki warna coklat keemasan, memiliki warna hilum putih dengan bentuk hilum yang lonjong dan struktur biji yang padat.
Kedua biji Jagung, ada 3 jenis biji jagung yang di amati yaitu jagung manis, varietas lokal dan Pop corn. Jagung manis memiliki ukuran 1 cm, bentuk segitiga, warna kunig dengan bentuk hilum bulat besar warna kuning. Varietas loakal mempunyai ukuran kecil 0,5 cm, bentuk oval, warna kuning keemasan dam mempunyai hilum dengan bentuk bulat warna hilum putih. Pop corn memiliki ukuran sedang, bentuk bulat, warna kuning muda dan mempunyai hilum dendan bentuk lonjong warna hilum putih.
Ketiga biji sorghum,ada 3 jenis biji sorghum yang diamati yaitu: Csv 57, Csv 49, dan Psj-06-05. Csv 57 memiliki ukuran 0,5 cm, bentuk bulat dengan warna coklat. Csv 49 memiliki ukuran 0,4 cm, bentuk bulat, warna coklat muda. Psj-06-05 memiliki ukuran 0,3 cm, bentuk bulat dan warna cream.
Keempat biji kedelai, ada 5 jenis biji kedelai yang diamati yaitu: Unib-4, Kedelai import, Kipas putih, Cikuray, dan Tanggamus. Unib-4 memiliki warna kuning pucat, ukuran 1,2 cm, bentuk hilum bulat dengan warna hilum hitam. Kedelai import memiliki warna coklat gelap, ukuran 1 cm, bentuk hilum bulat, dengan warna hilum hitam. Kipas putih memiliki warna cream, ukuran 1cm, bentuk hilum lonjong dan warna hilum abu-abu. Cikuray memiliki warna hitam, ukuran 1 cm, mempunyai hilum dengan bentuk bulat dan warna hilum putih. Tanggamus memiliki warna cream, ukuran 1cm, bentuk hilum lonjong dengan warna hilum hitam.
Kelima bunga sepatu, ada 3 jenis bunga sepatu yang diamani yaitu: bunga sepatu 1, memiliki warna bunga oranye, bentuk daun menyempit, jumlah mahkota 5, dan ujung daunnya meruncing. Bunga sepatu 2, memiliki warna bunga merah, bentuk daun melebar, jumlah mahkota 5 dan ujung daunnya meruncing. Bunga sepatu 3, memiliki warna bunga merah tua, bentuk daun melebar, jumlah mahkota >5 banyak, dam memiliki ujung daun yang meruncing.
Keenam bunga asoka, ada 3 jenis bunga asoka yang diamati yaitu: bunga asoka 1, memiliki warna bunga kuning, bentuk dau melebar, jumlah mahkota bunga 4 dan ujung daunnya meruncing. Bunga asoka 2, memiliki warna bunga merah, bentuk daun memanjang, jumlah mahkota 4 dan ujung daun meruncing. Bunga asoka 3, memiliki warna bunga putih, bentuk daun memanjang, jumlah mahkota bunga ada 4 dan ujung daunnya meruncing.
Dari pengamatan tersebut banyak sekali terdapat perbedaan dari segi ukuran, bentuk, warna, bentuk daun dan warna hilum hal ini disebabkan karena keanekaragaman tanaman.
Menurut tolak ukurnya fariasi dibagi atas:
1. Variasi yang bersifat kuantitatif seperti: tinggi, beret, jumlah. Kuantitatif bersifat “kontinum” (urut bersambung menurut deret matematis).
2. Variasi yang bersifat kualitatif seperti: golangan darah, warna kulit, warna bunga, bentuk permukaan biji. Kualitatif bersifat “diskontinum” (tidak bersambung menurut deret matematis).
            Penyebab timbulnya keanekaragaman variasi adalah
1. Variasi genetik yaitu variasi yang dihasilkan oleh faktor keturunan (gen) yang bersifat kekal dan diwariskan secara turun temurun dari satu sel kesel lainnya.
2. Variasi non genetik atau variasi lingkungan yaitu yang ditentukan oleh faktor lingkungan seperti: intensitas cahaya, kelembaban, pH, temperatur, kesuburan tanah. Variasilingkungan tidak diwariskan ke keturunannya. (Dotti suryati.2011)
Keanekaragaman tersebut memunculkan variasi. Dan sifat individu ditentukan oleh gen. Factor genotif yang berinteraksi dengan factor lingkungan memunculkan sifat yang tampak atau fenotif. Karena lingkungan yang berbeda, sifat yang muncul pada tanaman dapat berbeda meskipun genotifnya sama. Jadi, gen yang sama menampakkan sifat yang berbeda karena lingkungannya yang berbeda. (Ali.2010)



BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
  • Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa: Semua jenis tanaman berbeda walaupun masih dalam 1spesies karna termasuk keanekaragaman tanaman.
  • Berdasarkan tolak ukurnya variasi dibedakan dalam variasi yang bersifat kuantitatif dan variasi kualitatif.
  • Yang menyebabkan tanaman berbeda variasi / keragaman adalah faktor genetik ( gen yang bersifat kekal dan selalu diwariskan dari satu sel ke sel lainnya) dan faktor lingkungan (tidak diturunkan pada keturunan selanjutnya karena factor lingkungan sifatnya tidak kekal dan selalu mengikuti kondisi lingkungan itu sendiri dari waktu ke waktu yang selalu berubah-ubah tergantung pada intensitas cahaya, kelembaban, temperatur).

5.2 Saran
  • Sebaiknya didalam pelaksanaan praktikum, waktu yang telah diberikan digunakan dengan sebaik-baiknya sehingga praktikum dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Saat praktikum berlangsung praktikan harus memperhatikan apa yang di jelaskan oleh dosen dan coass.

 

JAWABAN PERTANYAAN

1. Apa pentingnya keragaman?
Jawab:
Dengan adanya keragaman/variasi kita dapat membedakan makhluk hidup dari segi bentuk, warna, ukuran, tempat hidup, tingkah laku, bentuk interaksi, golongan darah meskipun masih dalam 1 spesies (jenis). Dengan adanya keanekaragaman akan terbentuk suatu keindahan.

2. Apa kemungkinan yang menyebabkan keragaman genetik. Berikan contoh
Jawab:
Karena adanya keragaman gen, maka sifat-sifat di dalam satu spesies bervariasi atau  keanekaragaman gen dapat memunculkan variasi.
Contohnya : pada manusia.
Seorang anak kembar, keduanya tidak akan serupa atau sama persis. Pasti saja terdapat perbedaan, misalnya bulu matanya, bentuk hidunganya, tingginya, dan lain-lain walaupun mereka mempunyai gen yang sama yang berasal dari kedua orang tuanya.
Contoh lain, tanaman mangga.
Tanaman mangga mempunyai banyak varietas, bentuk buah yang berbeda, rasa. Tanaman mangga gadung ada yang rasanya manis dan asam, padahal satu spesies. Akan tetapi, variasi ini tidak dapat digunakan sebagai pembeda untuk memisahkan mereka dalam spesies yang berbeda.

3. Bagaimana anda bisa mengetahui bahwa keragaman adalah karena genetik atau lingkungan?
Jawab:
Karena keanekaragaman gen dapat memunculkan variasi/keragaman. Sebab gen merupakan faktor pembawa sifat keturunan yang menentukan sifat makhluk hidup. Kalau lingkungan mempengaruhi keragaman, walaupun gennya sama tapi bila ditanam dilingkungan yang berbeda maka akan menimbulkan variasi/ keragaman. Bukan hanya itu saja, lingkungan yang tidak mendukung juga akan menimbulkan keragaman, karena lingkungan faktor yang mempengaruhinya yaitu, pH tanah, intensitas cahaya matahari, kesuburan tanah, dll.



DAFTAR PUSTAKA

Anonim.2012.Keanekaragaman variasi. http://www.wikipedia.com/keragaman-variasi.html
Ali.2010. Keragaman tanaman.
Suryati, Dotti. 2011. Penuntun Pratikum Genetika Dasar. Bengkulu: Lab. Agronomi Universitas Bengkulu.
Wikipedia. 2012. Keanekaragaman variasi.


Terima kasih sudah membaca artikel ini, jangan lupa tinggalkan jejak di blog ini. 
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Nonton Movie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger